“BUNG SILA” perintis misi pancasila berkunjung ke SMP NEGERI SATAP OESOKO.

Tarian Bidu oleh siswi SMP Negeri Satap Oesoko saat penjemputan Rombongan.
Tarian Bidu oleh siswi SMP Negeri Satap Oesoko saat penjemputan Rombongan.
Tarian Bidu oleh siswi SMP Negeri Satap Oesoko saat menjemput penjemputan Rombongan.
Tarian Bidu oleh siswi SMP Negeri Satap Oesoko saat penjemputan Rombongan.

oesoko. desa.id. Patroli Bhineka Tunggal Ika oleh Bapak Liberius Langsinus atau dikenal dengan nama perjuangannya adalah Bung Sila sebagai perintis misi pancasila bermula dari Yogyakarta menuju ke Malaka Kabupaten Malaka dan berakhir di SMP Negeri Satap Oesoko Desa Oesoko Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Beliau adalah seorang pejuang pancasila dari Yayasan Mara Group Daerah Istimewa Yogyakarta. Perjalanannya mulai hari senin tanggal 23 Januari 2017 hinggal hari ini tanggal 17 Februari 2017. Luar Biasa rute perjalanan yang panjang. Beliua mengendarai sebuah motor Versa  Merah bernomor Plat F 4740 DT . Pria berbintang Sag

itarius ini  di kenal sebagai motivator kebangsaan yang berkeliling Indonesia menyebarkan misi-misi baik untuk anak-anak bangsa yang hingga saat ini belum tersentuh dengan perhatian pemerintah, termasuk lembaga-lembaga pendidikan yang belum dapat perhatian pemerintah.

Dengan berlatarkan gedung sekolah rombongan berfoto bersama  setelah selesai kegiatan.
Dengan berlatarkan gedung sekolah rombongan berfoto bersama setelah selesai kegiatan.

Pihak sekolah menyambut kedatangan Pria berbintang sagitarius ini bersama rombongan dengan takanab dan tarian. Hadir dalam acara tersebut Ketua Komite Sekolah Wilfridus Nailai, Tokoh adat, Tokoh perempuan dan Bapak Ibu Guru serta anak-anak sekolah.

Di sela-sela kunjungannya, Ia menyampaikan banyak hal berkaitan dengan keadaan sekolah ini bahwa sesugguhnya Pemerintah harus segera memperhatikan sekolah ini, karena merupakan satu-satunya lembaga pendidikan di depan pintu gerbang RI-RDTL  dengan kondisi yang memprihatinkan. “Sekolah ini bukan milik pemerintah Daerah, bukan pula milik Pemerintah Propinsi tetapi Sekolah ini milik Indonesia sehingga Ia minta Pak Presiden Segera perhatikan sekolah ini” tutur sang Motivator dalam sambutannya. Diakhir sambutannya Bung Sila bersama rombongan memberikan sumbangan 55 buah kursi kepada sekolah. Ia berharap semoga sumbangan ini bermanfaat untuk kemajuan lembaga ini.

Penyerahan  bantuan kursi secara simbolis oleh Bung Sila kepada Pihak Sekolah, diterima langsung oleh Kepala Sekolah
Penyerahan bantuan kursi secara simbolis oleh Bung Sila kepada Pihak Sekolah, diterima langsung oleh Kepala Sekolah

Kepala Sekolah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Mara Group Daerah Istimewa Yogyakarta, kepada Bung Sila atas perjuangan dan bantuannya, kepada Saudara Odifridus Leu-Mahasiswa Pasca Sarjana UGM  yang telah memperkenalkan Sekolah ini ke Public dan kepada semua pihak yang terpanggil  untuk membantu lembaga ini. Diakhir sambutannya Ia mengharapkan lewat bantuan serta perjuangan bersama lembaga ini bisa segera diperhatikan Pemerintah.

Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan berfoto bersama.


Rays sola. Pandu DBT 

Facebook Comments
About oesoko 14 Articles
Desa Oesoko kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan